Himaprodi PAI IAI TABAH Gelar Sharing Session, Bahas Problematika Pendidikan Islam Pantura Bersama Kemenag Lamongan
Berita IAI TABAH--Lamongan, 6 November 2025 – Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Kranji Paciran Lamongan menunjukkan inisiatifnya sebagai agen intelektual dengan menggelar audiensi strategis ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lamongan. Sebanyak 18 mahasiswa, dipimpin oleh Ketua Himaprodi PAI, Syafiqoh Nur Hidayah, membawa agenda silaturahmi dan sharing session yang sengaja diarahkan pada diskusi kritis implementasi pendidikan Islam di wilayah pesisir.
Tema “Implementasi Pendidikan Islam di Kementerian Agama” dijadikan landasan bagi mahasiswa PAI untuk tidak sekadar hadir, namun mengidentifikasi dan menyajikan secara lugas berbagai problematika pendidikan yang mereka temui di kawasan Pantura. Isu-isu yang diangkat mencakup keterbatasan ekonomi keluarga nelayan dalam melanjutkan pendidikan tinggi, pandangan pragmatis masyarakat yang menganggap kuliah tidak menjamin pekerjaan, serta pentingnya menumbuhkan kesadaran bahwa pendidikan tinggi adalah investasi masa depan. Mereka juga menyoroti peran strategis pondok pesantren sebagai tombak keberlangsungan pendidikan Islam dan munculnya sekolah rakyat sebagai respons terhadap ketimpangan akses.

Langkah proaktif mahasiswa ini mendapat pujian dari pimpinan IAI TABAH. Kaprodi PAI, Muhammad Nashihin, M.Pd., memberikan dukungan tegas, menyatakan bahwa mahasiswa PAI harus memiliki wawasan yang luas tentang realitas pendidikan di lapangan, tidak hanya terpenjara pada teori di kelas. “Inilah yang kami harapkan, mahasiswa yang berani keluar, menganalisis, dan bersikap transformatif,” ungkapnya. Pernyataan ini diperkuat oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Nur Hakim, M.Ag., yang menilai kegiatan ini sejalan penuh dengan visi misi FTIK untuk mencetak agen perubahan yang mampu merumuskan solusi atas tantangan pendidikan Islam.
Rombongan mahasiswa diterima secara langsung oleh Kasubag TU Kemenag Lamongan, H. Khoirul Anam, M.A. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi semangat belajar mahasiswa dan berpesan agar mereka terus tekun serta memanfaatkan peluang beasiswa yang tersedia. Sesi sharing inti kemudian menghadirkan tiga narasumber ahli dari Kemenag: A. Khudlori dari Seksi Pendma, Imam Husni Tamimi dari Seksi PAIS, dan Saiful Munir dari Seksi PD Pontren. Ketiga narasumber memaparkan peran seksi masing-masing dan secara terbuka menjawab pertanyaan mendalam yang diajukan mahasiswa terkait implementasi program di lapangan.
Sesi dialog berlangsung sangat interaktif, di mana mahasiswa PAI mengajukan pertanyaan-pertanyaan strategis yang fokus pada solusi atas problematika yang telah mereka inventarisasi. Penutup kegiatan adalah observasi lapangan ke unit-unit kerja Kemenag Lamongan. Melalui sinergi kritis ini, mahasiswa HIMAPRODI PAI IAI TABAH diharapkan mampu memperoleh pemahaman utuh mengenai realitas, tantangan, dan peran mereka dalam memajukan pendidikan Islam di wilayah pesisir Pantura.
Anggun and 4904 orang menyukai Postingan ini.