Inovasi Murah dan Praktis, Mahasiswa KKN 06 UNITABAH Ajak Petani Dusun Bango Buat Alat Penabur Pupuk Mandiri
Berita UNITABAH – Guna membantu efisiensi kerja para petani lokal, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 06 Universitas Tarbiyatut Tholabah (UNITABAH) Lamongan menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Alat Penabur Pupuk di Kantor Balai Dusun Bango pada Senin (24/8/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 23 warga Dusun Bango yang mayoritas berprofesi sebagai petani. Dalam pelatihan tersebut, para peserta dibekali keterampilan praktis merakit alat penabur pupuk sederhana berbasis bahan-bahan ekonomis yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
Kepala Dusun Bango, Arif Saifudin, S.Psi., menyambut positif hadirnya inovasi tepat guna yang dibawakan oleh para mahasiswa di wilayahnya.
"Diharapkan alat ini dapat mempermudah pekerjaan ibu dan bapak petani, terutama dalam proses pemupukan pada sawah atau kebunnya. Selain terjangkau dari segi harga, bahan-bahan yang digunakan juga dapat ditemukan di sekitar Dusun Bango," ujar Arif Saifudin.

Senada dengan hal tersebut, apresiasi tinggi juga datang dari pihak kelompok tani setempat. Ketua Kelompok Tani Dusun Bango, Muzakin, S.Pt., menyampaikan rasa terimakasihnya atas kepedulian mahasiswa KKN terhadap sektor pertanian desa.
"Sebagai Ketua Kelompok Tani saya menghargai niat baik teman-teman KKN UNITABAH di Dusun Bango, semoga ke depan apa yang diberikan kepada masyarakat dapat dipraktikkan dan membawa manfaat," tutur Muzakin.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh semangat. Tingginya antusiasme terlihat ketika banyak peserta secara sukarela maju ke depan untuk mendemonstrasikan perakitan serta uji coba penggunaan alat secara langsung. Keberhasilan acara ini bahkan memicu permintaan dari para ketua RT setempat agar pelatihan serupa kembali diadakan secara bergilir di tiap-tiap RT.

Koordinator Desa (Kordes) KKN 06 Dusun Bango, Nofian Saputra, mengaku bangga atas sambutan hangat yang diberikan oleh warga.
“Kami sebagai penyelenggara merasa senang dengan respon yang ditunjukkan oleh para peserta yang mengikuti acara yang kami selenggarakan,” ungkap Nofian.
Melalui kegiatan pelatihan ini, besar harapan agar masyarakat Dusun Bango dapat menindaklanjuti ilmu yang telah didapatkan dengan terus mengaplikasikan serta mengembangkan alat penabur pupuk mandiri sesuai dengan kebutuhan lahan pertanian mereka masing-masing.
Ratna and 8495 orang menyukai Postingan ini.