UNITABAH
thumb
  • 22 Agt, 2025 11:32 Siang
  • Berita

Peduli Lingkungan Sejak Dini, KKN IAI TABAH Ajak Siswa MI Al-Fatah Olah Sampah Plastik Jadi Ecobrick

Berita IAI TABAH--Sampah plastik menjadi salah satu masalah serius yang dihadapi lingkungan saat ini. Menyadari hal tersebut, tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari IAI TABAH LAmongan berinisiatif mengadakan sosialisasi dan workshop pengelolaan sampah di MI Al-Fatah Sidomukti Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan. Program unggulan ini bertujuan menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan kepada siswa sejak usia dini.

Kegiatan yang bertema "Peduli Lingkungan Peduli Masa Depan" ini dilaksanakan pada Rabu, 20 Agustus 2025, dan diikuti oleh 42 siswa dari kelas 4 hingga 6, didampingi oleh kepala sekolah dan para guru.

Sosialisasi ini dikemas dengan menarik, menggabungkan edukasi teoritis dan praktik langsung. Para siswa diajak berimajinasi tentang lingkungan yang bersih, kemudian melihat kondisi nyata di sekitar mereka, dan mengidentifikasi penyebab lingkungan menjadi kotor, salah satunya akibat pengelolaan sampah yang salah.

Mahasiswa KKN memperkenalkan konsep ecobrick, yaitu botol plastik yang diisi padat dengan sampah non-biologis. Siswa tidak hanya diajari cara membuat ecobrick yang benar, tetapi juga diberikan pemahaman bahwa sampah bisa diubah menjadi barang bermanfaat bahkan bernilai ekonomis.


Sebagai puncak acara, diadakan lomba pembuatan ecobrick antar kelas. Antusiasme siswa sangat terlihat saat mereka berlomba-lomba mengubah sampah plastik menjadi 'batu bata' ramah lingkungan.

Kepala Sekolah MI Al-Fatah Sidomukti, Bapak Didik Hidayatullah, S.Pd., menyambut baik kegiatan ini. Ia mengatakan bahwa program ini sejalan dengan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diterapkan di sekolahnya.

"Sosialisasi ini juga cocok dengan kurikulum berbasis cinta (KBC), karena ini juga salah satu bentuk cinta, yakni cinta kepada lingkungan," ujar Bapak Didik. "Harapan kami dengan adanya kegiatan sosialisasi lingkungan ini dapat menanamkan karakter sejak dini generasi penerus yang peduli dengan lingkungannya."

Kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta KKN maupun siswa. Para siswa MI Al-Fatah terlihat sangat antusias dan kini menyadari bahwa sampah plastik bisa diubah menjadi sesuatu yang berguna. Pesan utama dari kegiatan ini, bahwa peduli lingkungan dimulai dari diri sendiri, terasa begitu kuat.

Ke depannya, diharapkan kegiatan serupa dapat terus berlanjut. Diharapkan juga ecobrick tidak hanya menjadi solusi menjaga kebersihan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan pot, kursi, atau meja sederhana, bahkan berpotensi menjadi sumber penghasilan dan edukasi. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendidikan tentang lingkungan tidak harus rumit, melainkan bisa dimulai dari hal-hal kecil dan kreatif yang berdampak besar.


Tags :

Author

Humas IAI TABAH

#1 Empowering The Society: Excellent and Prestigious.

Partners