Tekan Hama Tikus Secara Alami, Mahasiswa KKN PAR Kelompok 1 UNITABAH Didirikan Rumah Burung Hantu di Sawah Desa Dagan
Berita UNITABAH — Sebagai langkah solutif dan ramah lingkungan untuk mengatasi serangan hama yang meresahkan para petani, Mahasiswa KKN PAR Kelompok 01 Universitas Tarbiyatut Tholabah (UNITABAH) Lamongan menghadirkan program Pemanfaatan Burung Hantu sebagai Upaya Pengendalian Hama Tikus Secara Alami pada Jumat (31/8/2026). Kegiatan pembangunan dan pemasangan fasilitas ini dilaksanakan di area persawahan Desa Dagan dengan dihadiri oleh 15 peserta yang terdiri dari perwakilan petani setempat dan mahasiswa KKN.
Program ini digagas untuk mendorong metode penterjemahan ekologis (biological control) dalam menjaga tanaman padi dari kerusakan akibat gigitan tikus sawah. Melalui pendirian Rumah Burung Hantu (Rubuha), predasi alami dari burung hantu (Tyto alba) dimaksimalkan untuk menekan populasi pengerat tanpa harus bergantung pada racun kimia yang berpotensi merusak rantai makanan dan tanah persawahan.

Pemasangan Rubuha di tengah bentangan sawah ini disambut baik oleh para petani setempat yang mendampingi proses instalasi sejak awal.
“Pembuatan rumah burung hantu ini sangat bermanfaat, dan sebagai ikhtiar para petani untuk mengurangi hama tikus,” ungkap salah satu tokoh petani Desa Dagan saat menyaksikan pemasangan fasilitas tersebut.
Langkah konkret yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN PAR Kelompok 1 ini membuahkan hasil nyata. Fasilitas Rubuha kini berdiri kokoh di titik-titik strategis dan mulai ditempati oleh burung hantu liar yang berkeliaran di sekitar persawahan. Kehadiran predator alami ini secara bertahap mulai menunjukkan dampak positif dengan menurunnya intensitas serangan hama tikus di area sekitar lokasi pemasangan.

Melalui hadirnya rumah burung hantu ini, populasi hama tikus diharapkan dapat terus terkendali secara konsisten sehingga kualitas dan kuantitas hasil panen para petani Desa Dagan dapat meningkat secara maksimal.
Yeni and 6378 orang menyukai Postingan ini.